Tampilkan postingan dengan label kiat-kiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kiat-kiat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Januari 2010

Resep Disayang Suami

Seorang suami yang dengan kodratnya sebagai laki-laki tidak terlepas dari sifat-sifat yang memang bisa dianggap egois, tetapi tulisan ini mesti dikemukakan terlepas dari masalah emansipasi, saling menghormati antar suami istri dan hal lainya.

Bangun tidur

Maunya istri dulu dan suami dibangunkan secara lembut.

Sarapan pagi

Ditanya dulu menu apa yang akan disajikan, dan ketika habis mandi dan sudah rapi sarapan sudah siap.

Berangkat kerja

Diantar sampai pintu, istri sudah rapi ( jelasnya sudah mandi )

Istirahat kerja

Di telpon atau sms untuk sekedar say hallo, atau ditanyain menu makan malam.

Pulang kerja

Disambut depan pintu, istri udah rapi, rumah ga berantakan, anak-anak ga cemong-cemong.

Tidur

Nih yang paling seru, lebih enak istri yang “ngajak” duluan jadi kelihatan agresif and garang lho and selesainya bareng-bareng ( tips : supaya bisa nyampe bareng, komunikasilah selagi di perjalanan )

Hari libur

Ga mau dibangunin kalo ga pesen ada acara.

Nganter Shoping

Pusing dech kalo istri muter-muter mall ga tau apa yang dia cari.

Dan masih banyak yang lainnyaaaaa……….

Tips Agar Istri Selalu Disayang Suami

Mewujudkan keluarga yang bahagia tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di antara kendalanya adalah faktor keharmonisan hubungan antara suami istrinya yang sering terganggu karena sikap egois dari kedua belah pihak.
Bagaimana seharusnya sikap istri agar membuat ia disayang dan dicintai suami? Berikut ini adalah tips agar istri disayang oleh suami :
  1. • Istri bangun terlebih dahulu, jangan sampai istri ketinggalan suami bangun dan memasak untuk Suami.
  2. • Segera siapkan minuman pagi hari kesukaan suami, misal kopi atau teh atau susu. Tawarkan, menu apa yang diingikan pagi ini.
  3. • Saat suami berangkat kerja, antar sampai ke depan pintu, tentu sang istri sudah dalam keadaan rapi.
  4. • Saat suami pulang kerja, jangan sampai kondisi rumah dalam keadaan berantakan. Sambut suami dengan senyuman yang menawan.
  5. • Jangan lupa, siapkan makan kesukaan suami saat pulang kerja.
  6. • Sederhana dalam berpenampilan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa umumnya laki-laki tidak menyukai perempuan yang berpenampilan menor, seronok dengan wajah penuh riasan tebal, sebaliknya kesederhanaan lebih menarik bagi mereka karena menurut mereka lebih memancarkan kecantikan perempuan.
  7. • Jika ada masalah, apapun yang bergejolak dihati Anda, berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami.
  8. • Dapat mendampingi suami dalam suka dan duka.
  9. • Berusaha untuk menjadi partner yang menyenangkan di kamar tidur. Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri.
  10. • Jika menemui persoalan, segera bicarakan dengan suami, jangan memendam masalah di hati. Apalagi ngambek dan pergi meninggalkan rumah sendiri.
  11. • Jika bepergian, minta ijin atau atas pengetahuan suami.
  12. • Jangan menjadi istri yang boros dalam belanja. Terutama untuk hal hal yang tidak dibutuhkan.
Jika masih kurang atau para sobat memiliki tips lain mengenai ini silahkan share di koment karena saya yakin akan sangat berguna bagi temen-temen yang membutuhkan

Tips Supaya Istri Disayang Suami

Hehe... Aq jadi malu nih, tiba-tiba posting beginian. Ya,,, sebagai seorang istri pastilah pingin disayang, dicintai dan diperhatikan sama suaminya. Oke, langsung aja deh.. ini ada beberapa Tips supaya Istri disayang suami ala Wike Ridolah.


  1. Jujur, karena dengan kejujuran keutuhan rumah tangga akan selalu terbina. Jadi bisa menghindari saling curiga bila suami jauh dari kita, misal pada saat suami kerja keluar kota.
  2. Masakin Masakan kesukaan suami, hehe... ini nih yang bikin suami tambah sayang sama kita. Klo kita sering masakin kesukaan dia, pasti deh dia tambah sayang. Klo ayah nya azka sih paling suka dibikinin pempek, pindang iga, pokoknya segala masakan pedes khas palembang dia suka.
  3. Ucapkan kata sayang setiap hari, atau cium pipi bila suami mau pergi. Hehe.. Awas,,, diperhatikan ya... Untuk yang sudah berkeluarga loh.. Soalnya suami atau istri tuh paling suka dengan perhatian pasangannya, baik lewat ucapan maupun perbuatan.
  4. Bila timbul perselisihan atau salah paham, jangan ragu untuk meminta maaf.
Itu aja tips dari Wike Ridolah yang sayang untuk dilewatkan, bila ada yang kurang bisa ditambahkan.

Sabtu, 09 Januari 2010

Tips Mengatasi Selingkuh dan Tips Mengatsai Zina

kita semua mengenal dan masih ingat dengan booming lagu "TTM" (Teman Tapi Mesra). yang dibawakan oleh Duo Ratu. Entah karena musiknya yang mudah didengar plus liriknya yang mudah diingat, atau gaya pertemanan seperti itu yang sedang "tren" Kalau kita berbicara perselingkuhan diawali dengan adanya ketertarikan, perhatian satu sama lain, sehingga muncullah selingkuh. Mengetahui bahwa satu sama lain saling ketertarikan, perhatian kebersamaan, mulai diisi dengan obrolan yang bersifat personal. Masing-masing mulai mencari hobby, makanan pavorit, serta tempat yang sering dikunjungi, ketika menghabiskan waktu untuk bersantai.Apakah benar orang bisa berselingkuh cuma lantaran pisik belaka ataukah ada alasan lain ?. Seorang pakar seksolog, Dr Boyke mengatakan bahwa kebanyakan kasus perselingkuhan di kota besar disebabkan oleh masalah seksualitas, satu pihak tidak bisa memuaskan pihak lain. Faktor yang paling sering menjadi penyebab terjadinya penyelewengan seks adalah lingkungan termasuk lingkungan kerja.Seperti,perselingkuhan melibatkan banyak aspek, paling tidak ada 6 motif mengapa seseorang melakukan perselingkuhan,1. Tidak bahagia dengan pasangan.2. Bosan dengan pasangan.3. Tantangan dan petualangan.4. Materi.5, Balas Dendam6. Peluang dan kesempatan.Islam memandang selingkuh sebagai zina, Allah swt, sangat membenci zina. Zina adalah perbuatan hina yang bisa menghancurkan bangunan yang megah, menundukkan kepala yang berwibawa, menghitamkan wajah yang putih dan membisukan lisan yang tajam. Kehinaan yang bisa menanggalkan baju kehormatan, seperti contoh kecil kasus Maria Eva. Zina merupakan kotoran hitam yang bisa menimpa keluarga. Meski sebelumnya kehidupan keluarga itu diliputi lembaran-lembaran putih berubah seketika. Mata pun enggan untuk memandangnya kecuali yang tampak adalah sesuatu yang hitam dan jelek. Allah dan Nabi Muhamad SAW secara jelas telah mengharamkan zina karena kejinya perbuatan ini dan jeleknya sarana pengantarnya. Maka Allah melarang mendekati sarana dan penyebab zina karena itu adalah langkah awal sebelum terperosok ke dalamnya. Allah berfirman dalam Al Isra':32 yaitu "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." Karena perbuatan zina termasuk dosa besar setelah syirik dan pembunuhan, dan termasuk perbuatan jijik yang membinasakan, dan kejahatan yang mematikan. Rasullullah SAW bersabda, "Tidak ada suatu setelah syirik yang lebih besar di sisi Allah daripada setetes air mani yang diletakkan seorang lelaki pada rahim yang tidak dihalakan bagiannya." Keharaman zina ditegaskan Allah pada Surat Al-Furqan 68-70. "Dan orang-orang yang tidak menyembah Allah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapatkan (pembalasan) dosa(nya), yakni akan dilipatgandakan adzab untuknya pada hari kiamat. Dan dia akan kekal dalam adzab itu dalam keadaan terhina. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shaleh. Maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Dalam ayat ini, Allah menyatukan perbuatan zina dengan sirik dan pembunuhan serta menjadikan hukuman semua itu akan kekal dalam adzab yang berlipat-lipat. Selama hamba itu belum membuang penyebab azab itu dengan tobat, iman dan amal shaleh. Maka Allah telah memberikan panduan agar hambanya bisa selamat pada Surat Al-Mu'minun: 1-6). "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang yang khusuk dalam shalatnya, orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna, dan orang yang menunaikan zakat, dan orang yang menjaga kemaluannya, kecuali pada istri-istrinya, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Maka Ulama LDII KH Aceng Karimullah BE, SE mengajak pada manusia yang mengaku dirinya muslim untuk menuju jalan keselamatan dari perbuatan keji. Dengan menjauhi perbuatan yang dapat menggiring manusia kepada kehancuran dan membawa kita kepada kehinaan. Ingatlah bahwa sebenarnya meninggalkan maksiat lebih ringan daripada melaksanakan taubat dan menunaikan kafarohnya. Dirinya memberikan sepuluh tips menuju jalan keselamatan untuk menghindari zina. [1] Tidak berdua-duaan (nyepi) antara laki-laki dengan perempuan yang bukan mahrom, baik di rumah, di mobil, di mana saja. Mengikuti Sabda Rasulullah, "Tidaklah seorang laki-laki yang berdua-duaan dengan seorang wanita, kecuali yang ketiganya adalah setan. [2] Bagi para wanita muslimah, hindarilah Tabarruj (berhias diri) dan Sufur (tidak menutup aurat) ketika keluar rumah, karena itu-menyebabkan fitnah dan menarik perhatian. Rasulullah bersabda, "Ada dua golongan penghuni neraka dan disebutkan salah satu diantaranya- wanita yang berpakaian tapi telanjang dan berjalan miring berlenggak-lenggok. Dan pakaian yang paling dianjurkan adalah abaya yang sederhana (pakaian berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuh), menutup kedua tangan dan kaki, serta tidak menggunakan wangi-wangian. Hendaklah mencontoh Ummahatul Mu'minun dan Shahabiyat, bila keluar rumah mereka itu bagaikan burung gagak yang memakai pakaian hitam, tidak sesuatupun dari tubuh mereka yang terlihat. [3] Hindari membaca majalah-majalah yang merusak dan menonton film-film-yang terdapat adegan porno, karena itu akan membangkitkan nafsu seks dan Anda akan meremehkan perbuatan keji dengan menamakannya sebagai cinta dan persahabatan, dan menampakkan perbuatan zina dengan menamakan hubungan kasih sayang yang matang antara seorang laki-laki dan wanita. Janganlah merusak rumahmu, hatimu dan akalmrnu dengan hubungan-hubungan yang diharamkan. [4] Allah berfirman, "Dan diantara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu bahan olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan." (Lukman:6). Maka hindarilah (minimal kurangi) mendengarkan lagu-lagu dan musik, hiasilah pendemgaranmu dengan lantunan ayat-ayat suci Alquran, rutinlah membaca dzikir dan istighfar, perbanyaklah dzikrul maut (mengingat mati) dan Muhasabatun Nafs (evaluasi diri). [5] Takutlah kepada Yang Maha Tinggi, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui apa-apa yang tersembunyi. Ini adalah rasa takut yang paling tinggi yang menjauhkan seseorang dari perbuatan maksiat. Anggaplah bahwa ketika anda tergelincir pada perbuatan zina, maka bagamana jika seandainya hal itu diketahui oleh bapakmu, ibumu, saudara-saudaramu, kerabatmu atau suamimu/istrirmu? Dalam pandangan dan buah bibir mereka ketika Anda meninggal, mereka akan menganggap Anda sebagai seorang pezina, na'udzu billahi min dzalik. [6] Mencari teman yang shaleh atau sholehah yang selalu siap menolong dan membantu Anda, karena manusia itu lemah sementara setan siap menerkam di mana saja dan kapan saja. Hindarilah teman jelek, karena ia akan datang kepada Anda bagaikan seorang pencuri yang masuk secara sembunyi-sembunyi mencuri kesempatan hingga ia menggelincirkanmu pada sesuatu yang diharamkan. [7] Perbanyak berdoa, karena Nabi umat ini termasuk orang yang senantiasa membaca doa dan banyak istighfar. [8] Tidak membiarkan waktu senggang berlalu kecuali dengan membaca Alquran. Berusaha menghafal apa yang mudah dari Alquran. Kalau Anda memiliki semangat yang tinggi, bergabunglah dengan kelompok Tahfidzul Quran. Karena jika diri Anda tidak disibukkan dengan ketaatan dan ibadah, maka Anda akan disibukkan oleh kebathilan. [9] Ingatlah bahwa Anda akan meninggalkan dunia ini dengan lembaran-lembaran yang Anda tulis sepanjang hari-hari kehidupan Anda. Bila lernbaran-lembaran itu penuh dengan ketaatan dan ibadah, maka bergernbiralah. Dan bila sebaliknya, segeralah bertaubat sebelum meninggal. Karena hari kiamat itu adalah hari penyesalan. Allah berfirman, "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan." (Maiyam: 39). Yaitu hari dibukanya segala hal yang tersembunyi) dan lembaran-lembaran yang beterbangan. Hari dimana seorang ibu yang menyusui melupakan anaknya yang sedang ia susui. [10] Hati-hati menggunakan telepon, jangan sampai menjerumuskan banyak manusia, laki-laki maupun wanita, dalam perbuatan zina. Maka janganlah Anda menjadi salah satu dari mereka yang menjadi korban. Dan ketahuilah bahwa Allah akan memberikan anda jalan keluar, dan keselamatan dari padanya.(*) Adapun kiat lainnya :1. Terbuka. Kejujuran adalah kunci untuk menghindari perselingkuhan. Saling membagi perasaan dengan pasangan dan selalu mendukung satu sama lain. 2. Kedekatan. Buat dan pelihara keintiman secara emosi maupun seksual dengan pasangan. Makin dekat Anda, makin kuat pula Anda. 3. Smart. Jangan terjebak pada kepuasan, manusia tidak luput dari godaan. 4. Waspada. Ketika Anda merasa tertarik pada seseorang, segera ambil jarak sebelum muncul perasaan lebih dalam. 5. Jaga sikap. Kalau Anda merasa diri mudah membuat orang tergoda, ingatlah, kalau tidak ingin terbakar, jangan main api. Dipandang dari sudut agama, maraknya perselingkuhan bisa dianggap sebagai indikasi menipisnya keimanan dan ketaqwaan masyarakat kita yang katanya "masyarakat relegius". Dizaman globalisasi seperti sekarang ini, memang hal-hal yang bersifat religi sering "terbenamkan" oleh hal-hal duniawi. Semoga tulisan ini bermanfaat buat yang membacanya, Amin.

Senin, 16 November 2009

Suami Yang Sholeh

Kriteria suami yang shaleh adalah suami yang selalu berusaha melaksanakan seluruh kewajiban secara baik dan bertanggung jawab. Apabila Anda bisa melaksanakan kewajiban-kewajiban berikut, Insya Allah Anda akan menjadi suami yang shaleh. Adapun kewajiban-kewajiban tersebut adalah,

  1. Memberikan nafkah lahir berupa sandang, pangan, dan papan sesuai kemampuan,
  2. sebagaimana firman Allah swt.,

    “Dan kewajiban ayah (suami) memberi makan dan pakaian kepada para ibu (isteri) dengan cara yang baik.” (Q.S. Al-Baqarah: 233)

    “Tempatkanlah mereka (para istri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka.” (Q.S. Ath-Thalaaq 65: 6)

  3. Memberikan nafkah batin

  4. Salah satu kebutuhan manusia adalah terpenuhinya hasrat biologis. Hubungan biologis akan menjadi perekat pernikahan apabila dilakukan atas dasar saling membutuhkan dan dilakukan dengan cinta. Allah swt. menetapkan bahwa suami berkewajiban memenuhi nafkah batin isteri.

    “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanam itu bagaimana saja kamu kehendaki.” (Q.S. Al Baqarah: 223)

    Ayat ini sifatnya perumpamaan, Allah swt. mengumpamakan istri bagaikan kebun tempat bercocok tanam sementara suami diumpamakan sebagai orang yang akan menanam benih, maka datangilah tempat bercocok tanam itu bagaimana saja kamu kehendaki. Ayat ini menegaskan bahwa dalam melakukan hubungan intim, gaya apapun boleh dilakukan asal keduanya (suami-isteri) merasa nyaman. Yang dilarang hanya satu, yaitu tidak boleh melakukan hubungan intim lewat dubur sebagaimana disebutkan dalam riwayat Ahmad dan Ash Habus-Sunan dari Abu Hurairah.

    “Terlaknatlah laki-laki yang mendatangi perempuan pada duburnya.”

  5. Memberi Bimbingan pada Keluarga

  6. Suami mempunyai status sebagai pemimpin dalam keluarga, karenanya ia berkewajiban memberi nafkah lahir, batin, dan memberi bimbingan agama kepada istri dan anaknya.

    “Kaum laki-laki (suami) itu adalah pemimpin bagi kaum wanita (istri), oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (suami) atas sebagian yang lain (istri), dan karena mereka (suami) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (Q.S. An-Nisaa 4: 34)

    “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (Q.S.Thaahaa: 132)
  7. Memperlakukan istri secara baik dan menjaga perasaannya
    Rasulullah saw. menilai bahwa suami yang terbaik baik adalah yang paling baik pada istrinya


  8. “Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaqnya, dan sebaik-baik kamu adalah yang paling baik kepada istrimu.” (H.R. Tirmidzi)

    “...dan bergaullah dengan mereka secara baik...” (Q.S. An-Nisaa :19)


    “Hendaklah kamu (suami) memberi makan istri apabila engkau makan, dan engkau beri pakaian kepadanya bila engkau berpakaian, dan jangan engkau pukul mukanya, dan jangan engkau jelekkan dia, dan jangan engkau jauhi melainkan di dalam rumah.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, Nasa'i, dan yang lainnya)

Apabila empat kewajiban ini Anda kerjakan dengan sebaik-baiknya, insya Allah Anda akan menjadi suami yang ideal bagi istri dan menjadi ayah yang jadi kebanggaan anak-anaknya. Semoga! Wallahu A'lam.

sumber :Ust. Aam Amirudin (pimpinan yayasan percikan iman, Bandung)

Kiat Sukses Menjadi Suami Sholeh

Jika ada seorang istri yang sholehah yang selalu memperhatikan, melayani suami dengan segala kebaikan. Ia juga selalu menuruti segala perintah dan memenuhi keinginan sang suami dengan kepatuhan yang sempurna. Menjaga ibadahnya dan selalu mengingatkan suami untuk berlomba mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia menjadi istri yang manis dan selalu hangat disamping suaminya, serta menjadi teman perjalanan yang menyenangkan. Tidak banyak menuntut dan menerima dengan rasa syukur apapun dan seberapapun rezeki yang didapat suami.

Bukankah tidak ada alasan lagi bagi sang suami untuk tidak membalasnya dengan menjadi suami yang sholeh, penuh perhatian dan kasih sayang. Demikian beberapa kiat untuk menjadi suami yang sukses :

  1. Mencukupi kebutuhannya dengan nafkah yang halal dan baik. Salah satu tugas suami adalah memberi nafkah kepada istri dan keluarganya, tentunya nafkah yang baik lagi halal, dan tidak berlebih-lebihan yang dapat membuat istri dan keluarga hidup mewah, boros dan sombong. Berilah nafkah yang wajar sesuai dengan kemampuan, namun tetap bersungguh-sungguh mencari nafkah sebagai bentuk tanggungjawab sebagai suami.
  2. Berdandanlah untuk istri anda, selalu bersih dan wangi. Sesering apakah kita tampil didepan istri dengan pakaian ala kadarnya? Sama halnya dengan suami yang menginginkan istrinya kelihatan manis untuknya, setiap istri juga menginginkan suaminya berdandan untuknya.Sebagai contoh, ingat, bahwa Rasulullah SAW selalu menggosok giginya terlebih dahulu sebelum menemui istrinya setelah bepergian. Beliau juga selalu menyukai senyum yang paling manis.
  3. Panggilah istri anda dengan nama yang ia sukai. Rasulullah SAW mempunyai nama panggilan untuk istri-istrinya yang sangat mereka sukai. Panggilah istri anda dengan nama yang paling indah baginya dan hindari menggunakan nama-nama yang menyakitkan perasaan mereka.
  4. Jangan memperlakukan seorang istri seperti lalat. Kita tidak pernah menghiraukan seekor lalat didalam kehidupan kita sehari-hari, tahu-tahu dia menjadi penyakit buat kita. Sama halnya seorang istri yang berbuat baik sepanjang hari, jika tidak pernah mendapat perhatian dari suaminya, maka dia juga akan memperlakukan suaminya bagai sebuah penyakit. Jangan sekali-kali perlakukan dia seperti ini; kenali semua kebaikan yang dia lakukan dan pusatkan perhatian padanya.
  5. Jika anda melihat kekurangan istri anda, tegur dengan lemah lembut!. Ini adalah cara bijak yang juga dianjurkan Rasulullah SAW. Terkadang istri kita memasak kurang sesuai dengan kesukaan atau selera kita, atau cara berdandannya kurang baik atau berlebih-lebihan. Ketika terhadap suaminya, ia berdandan semaunya, tetapi ketika bepergian dandanannya menor membuat orang lain memandanginya. Maka sepantasnya kita memberitahu dengan sikap yang lemah lembut dan menggunakan bahasa yang tidak menyinggung perasaannya. Termasuk jika melakukan sesuatu yang tidak pantas dilakukan istri-istri kita. Ini adalah teknik bagi seorang muslim sebagai kepala rumah tangga.
  6. Tersenyum untuk istri anda kapan saja anda melihatnya. Senyuman adalah shodaqoh dan istri anda termasuk ummat muslim juga. Bayangkan hidup dengannya dengan senyum yang selalu tersungging. Ingatlah, sunnah juga menerangkan bahwa Rasulullah SAW selalu mencium istrinya sebelum pergi sholat ke masjid.
  7. Berterimakasihlah untuk semua yang dia lakukan untuk anda. Sekecil apapun yang istri anda lakukan buat anda, jangan sekali-kalli menganggapnya sebagai hal sepele, Berterimakasihlah, karena ucapan terimakasih anda sungguh berarti bagi istri anda dan akan terukir indah dihatinya. Ambil contoh, ucapkan terimakasih ketika usai makan malam yang dia sediakan. Juga untuk kebersihan rumah dan selusin pekerjaan lainnya.
  8. Mintalah padanya untuk menulis sepuluh perbuatan terakhir yang telah anda lakukan untuknya yang membuat dia senang. Kemudian pergi dan lakukan itu kembali. Mungkin agak sulit untuk mengenali apa yang membuat istri anda senang. Anda tidak perlu untuk bermain tebak-tebakkan, tanyakan padanya dan kerjakan secara berulang-ulang selama hidup anda.
  9. Jangan kecilkan keinginannya. Hiburlah dia. Kadang-kadanga seorang suami perlu mengabulkan permintaan istrinya. Rasulullah SAW memberikan contoh buat kita dalam sebuah kejadian ketika Safiyyah radhiyallahu ‘anha menangis karena dia (Safiyyah) berkata bahwa beliau (Rasulullah) memberikan sebuah unta yang lamban. Rasulullah pun menyapu air matanya, menghiburnya, dan membawakannya sebuah unta yang lain. Tentulah pemberian yang secukupnya sesuai dengan kemampuan kita.
  10. Penuh humor dan bermain-mainlah dengan istri anda. Lihatlah betapa Rasulullah SAW pernah bertanding lari dengan istrinya Aisyah radhiyallahu ‘anha di sebuah padang, dan membiarkan Aisyah memenangkannya. Kapan saat terakhir kita melakukan hal seperti itu?
  11. Ingatlah selalu sabda Rasulullah SAW: “Yang terbaik di antara kalian adalah yang memperlakukan keluarganya dengan baik. Dan aku adalah yang terbaik memperlakukan keluargaku”. Cobalah yang terbaik. Sebagai kata akhir: Jangan pernah lupa berdo’a kepada Allah Azza wa Jalla, agar membuat pernikahan anda bahagia.